Kadin: RI butuh swasta untuk bangun infrastruktur
Izzudin
Rabu, 13 November 2013 − 19:53 WIB

ilustrasi/ist
Sindonews.com - Ketua Umum Kadin Indonesia, Suryo Bambang Sulisto mengatakan, memasuki tahun ketiga sejak Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) diluncurkan, proses pelaksanaannya dinilai masih memerlukan penyempurnaan.
Selain itu, berbagai kendala yang ditemukan harus segera diatasi agar pembangunan infrastruktur bisa berjalan dengan cepat.
Suryo mengatakan, salah satu prasyarat berhasilnya Indonesia menjawab tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015, terletak pada faktor konektivitas, baik itu dalam masing-masing negara anggota maupun antar negara Kawasan ASEAN.
"Kita harapkan ASEAN Economic Community (AEC) bisa berperan sebagai pendorong bagi Indonesia untuk mencapai tujuan-tujuan MP3EI, dengan membuka peluang investasi pembangunan infrastruktur lebih luas dan membawa dampak positif bagi daya saing kita," kata dia dalam rilisnya, Rabu (13/11/2013).
Dengan berlakunya AEC, kata dia, maka MP3EI tidak hanya merupakan program pembangunan di dalam negeri, tetapi juga merupakan momentum bagi ASEAN untuk mengembangkan perekonomian regional yang berdaya saing tinggi. Dalam kaitan itu, Indonesia pun harus bersiap untuk meningkatkan daya saing.
Sementara, terkait dengan pembangunan infrastruktur pada 2014, Indonesia akan meluncurkan berbagai proyek seharga tidak kurang dari Rp355 triliun di enam koridor.
"Pelaksanaan proyek yang merupakan investasi oleh BUMN dan swasta memberi harapan bahwa pembangunan infrastruktur tidak harus tergantung pada APBN," kata Suryo.
(
izz)
Mobile Apps