IHSG akhir tahun diprediksi di level 4.570
Dana Aditiasari
Kamis, 14 November 2013 − 16:43 WIB

Ilustrasi
Sindonews.com - Di tengah kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) ke level 7,5 persen dan tidak stabilnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD), laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan ditutup pada level 4.570 pada penghujung tahun ini.
"Secara konservatif, saya melihat IHSG akan closing di angka 4.570 di akhir tahun 2013," ujar Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang saat dihubingi Sindonews, Kamis (14/11/2013).
Hal tersebut, Edwin menjelaskan, karena pasar saham saat ini tengah tertekan oleh sentimen negatif dinaikkannya BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 7,5 persen dari sebelumnya 7,25 persen.
"Sentimen ini memberatkan terutama untuk saham-saham berbasis perbankan, properti dan infrastruktur," ujar dia.
Sentimen BI Rate tersebut akan terasa semakin memberatkan bagi perusahaan pada sektor bisnis tersebut, lantaran di tahun depan mulai diberlakukan Loan to Value (LTV) serta pelarangan pemesanan rumah (indent property).
"Kombinasi sentimen tersebut akan berdampak pada tiga sektor tersebut. Kemungkinan saham-saham di sektor itu akan drop hingga tahun 2014," tutur dia.
Sementara, IHSG sore ini berhasil parkir di zona positif didukung sentimen positif dari Wall Street pada perdagangan semalam dan pernyataan calon Gubernur The Fed Janet Yellen yang memberi sinyal akan mempertahankan stimulus hingga ekonomi Amerika Serikat (AS) membaik. IHSG ditutup naik 65,48 poin atau 1,52 persen ke level 4.367,37.
(
rna)
Mobile Apps