Rupiah berakhir menguat ke Rp11.545/USD
J Erna
Kamis, 14 November 2013 − 16:36 WIB

Ilustrasi
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) sore hari ini berakhir terapresiasi sejalan menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di akhir perdagangan.
Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini pada level Rp11.545/USD. Posisi ini menguat 60 poin dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp11.605/USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka di level Rp11.573/USd. Adapun, posisi rupiah terkuat hari ini di level Rp11.439/USD dan terlemah di level Rp11.578/USD.
Sementara data yahoofinance mencatat, mata uang domestik sore hari ini berakhir di level Rp11.550/USD, dengan kisaran harian Rp11.444-11.535/USD. Posisi sore ini lebih baik 60 poin dibanding penutupan sore kemarin yang berada di level Rp11.610/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini di level Rp11.546/USD atau terapresiasi 98 poin dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp11.644/USD.
Menguatnya rupiah dipicu pernyataan calon Gubernur The Fed Janet Yellen yang memberi sinyal akan tetap mempertahankan stimulus pembelian obligasi sebesar USD85 miliar per bulan hingga perekonomian AS membaik.
Hal itu menyebabkan mata uang negara Paman Sam tersebut tertekan. Padahal sebelumnya, USD menguat lantaran masing simpang siurnya isu mengenai pemangkasan stimulus. Dimana, analis memperkirakan stimulus akan dilakukan lebih cepat menjadi Desember tahun ini.
Sementara IHSG sore ini ditutup naik 65,48 poin atau 1,52 persen ke level 4.367,37. Semua sektor tercatat menguat, dengan penguatan terbesar dipimpin sektor keuangan yang naik 2,57 persen, diikuti sektor properti yang menguat 2,43 persen.
(
rna)
Mobile Apps