Kamis, 14 November 2013

Home » Berita Ekonomi dan Bisnis - SINDOnews: Janet Yellen berikan sinyal pertahankan kebijakan moneter

,
Berita Ekonomi dan Bisnis - SINDOnews
Portal Berita yang menyajikan informasi tentang perkembangan pasar modal, makro, sektor riil, indeks saham, ekonomi dunia,tokoh yang terkini dan terpercaya // via fulltextrssfeed.com 
Want to speak effortlessly in any situation?

Actress Alexa Fisher will teach you tips that will set you on the road to success.
From our sponsors
Janet Yellen berikan sinyal pertahankan kebijakan moneter
Nov 14th 2013, 08:10

Janet Yellen berikan sinyal pertahankan kebijakan moneter

Kamis,  14 November 2013  −  15:10 WIB

Janet Yellen berikan sinyal pertahankan kebijakan moneter

Calon Ketua Federal Reserve AS (The Fed) Janet Yellen. Foto: Ist

Sindonews.com - Janet Yellen, calon ketua Federal Reserve AS (The Fed) yang diajukan Presiden Barack Obama, menyampaikan pernyatannya di depan senat AS, bahwa dirinya akan melanjutkan pelonggaran moneter yang agresif sampai ekonomi membaik.

Di depan Komite Perbankan Senat, sebagai wanita pertama yang akan menjalankan bank sentral AS, Yellen tetap samar atas tindakan Fed di masa mendatang. Dia terlihat mencegah panggilan Fed untuk mundur dalam upaya memacu pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan pengurangan pengangguran.

"Saya percaya bahwa mendukung pemulihan adalah jalan yang paling pasti untuk kembali ke pendekatan kebijakan moneter yang lebih normal," kata Yellen, yang saat ini menjabat sebagai wakil ketua The Fed, menyampaikan sambutannya di depan panel, seperti dilansir The Economic Times, Kamis (14/112013).

Kata-katanya menimbulkan ekspektasi, bahwa bank sentral akan mendorong stimulus pembelian obligasi hingga tahun depan, dan bergerak hati-hati saat berusaha meredam dukungan untuk ekonomi.

Seperti diketahui, Barack Obama menominasikan Yellen bulan lalu untuk menggantikan Ketua Fed Ben Bernanke, yang masa jabatannya akan berakhir pada 31 Januari mendatang.

Pertumbuhan ekonomi AS meningkat pada kuartal ketiga (Q3) 2013, namun diperkirakan untuk berjuang dalam tiga bulan terakhir tahun ini, setelah kepercayaan konsumen dan bisnis turun akibat pertempuran anggaran di Washington.

Sebab itu, The Fed mempertahankan program pembelian obligasi kontroversial, sambil memegang suku bunga mendekati nol. Dimana komentar Yellen didukung pandangan, bahwa dirinya akan menjaga kesinambungan kebijakan Bernanke.

(dmd)

Mobile Apps

google play blackberry world

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions