Obama berupaya dongkrak investasi asing di AS
Sabtu, 2 November 2013 − 17:10 WIB

Presiden AS Barack Obama. Foto: Istimewa
Sindonews.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama berupaya meningkatkan investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI) di dalam negeri, dengan memberikan berbagai janji kepada para pelaku bisnis. Langkah ini dilakukan untuk memikat perusahaan-perusahaan internasional dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan banyak lapangan kerja.
"Ada banyak negara yang indah di luar sana. Tapi, ini adalah tempat di mana Anda dapat melakukan bisnis, membuat produk yang hebat, memberikan layanan besar, menghasilkan uang dan pada saat yang sama berbuat baik," kata Obama kepada para pemimpin bisnis, seperti dilansir dari AFP, Sabtu (2/11/2013).
"Jadi, Anda harus mencari tahu mengapa tidak ada pengganti untuk kata-kata bangga: 'Made in America' dan inilah tiga kata: 'Pilih Amerika Serikat'," ucapnya.
Upaya merangkul lebih banyak perusahaan asing untuk berinvestasi di Amerika Serikat bertujuan menciptakan lapangan kerja, membantu mengangkat 11,3 juta orang yang secara resmi keluar dari pekerjaan, dan jutaan lebih menyerah mencari kerja.
Pengumuman itu menyusul shutdown (penutupan sementara) pemerintah yang pertama dalam hampir 17 tahun di tengah keberpihakan pahit Kongres, yang menurut survei Moody's, memicu turunnya kepercayaan bisnis sementara di AS.
Ini juga datang dengan latar belakang saham AS terus tenggelam dari investasi asing langsung global, kontras dengan peningkatan signifikan di negara berkembang .
Menurut Organization for International Investment (OII) pangsa investasi di AS turun pada 2012 menjadi 17 persen, dari 37 persen pada 2000. Sebagai perbandingan, negara-negara berkembang meningkat dari 24 persen menjadi 34 persen pada periode yang sama. Sementara Uni Eropa yang sebagian besar tidak berubah, beringsut naik dari 31 persen menjadi 34 persen.
(
dmd)
Sindonews Apps : 