Cuaca buruk, harga bawang di Solo melonjak
Sepyantoro
Sabtu, 2 November 2013 − 12:55 WIB

Ilustrasi/Foto: Istimewa
Sindonews.com - Kondisi cuaca yang tidak pasti mempengaruhi hasil panen para petani. Seperti yang terjadi di pasar tradisional Legi, Kota Solo, Jawa Tengah. Harga komoditas bawang merah dan bawang putih terus mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir.
Harga bawang merah misalnya, naik dari Rp15 ribu menjadi Rp20 ribu per kilogram atau melonjak Rp5.000 per kilogram.
Bawang putih juga mengalami kenaikan. Namun, tidak semahal bawang merah. Kenaikan komoditas ini sekitar Rp500 per kilogram atau dari harga Rp9.500 menjadi Rp10.000 per kilogram. Sementara untuk bawang kupas di pasaran mencapai 12 ribu per kg
Salah seorang pedagang di Pasar Legi, Sri Rahayu mengatakan, selain cuaca buruk kenaikan juga diakibatkan pembatasan petani karena stok sedikit. Saat normal jatah yang diperoleh satu ton bawang kini hanya mendapat separuhnya.
Kenaikan harga pada komuditas bawang tidak berlaku untuk komoditas cabai. Harga cabai justru turun Rp15.000 dari harga sebelumnya.
"Cabai rawit merah, dari Rp35 ribu per Kg menjadi 20 ribu per kg. Cabai rawit putih dari Rp15 ribu menjadi Rp10 ribu. Sedangkan cabai keriting dari 35 ribu menjadi 28 ribu per kg," ujar Rahmawati, pedagang sayur lainnya di Pasar Legi.
Dia menyebutkan, turunnya harga cabai karena stok melimpah sejak pekan lalu. Kini, mereka kesulitan mencari patokan harga pasar karena harga berubah sewaktu-waktu.
(
dmd)
Sindonews Apps : 