Rupiah sore ini ditutup melempem
J Erna
Jum'at, 1 November 2013 − 16:29 WIB

Ilustrasi
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) sore ini berakhir melempem seiring Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri pekan ini di zona merah.
Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini di level Rp11.335/USD atau melemah 61 poin dibanding posisi penutupan perdagangan kemarin di level Rp11.274/USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka di level Rp11.308/USD. Adapun, posisi rupiah terlemah hari ini di level Rp11.303/USD dan terlemah di level Rp11.386/USD.
Data yahoofinance juga mencatat, mata uang domestik sore hari ini berada di level Rp11.340/USD, dengan kisaran harian Rp11.315-11.348/USD. Posisi ini terdepresiasi 69 poin dibanding hari sebelumnya di level Rp11.279/USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas mencatat bahwa rupiah sore hari ini diperdagangkan pada harga Rp11.332/USD melemah 50 poin dibanding hari kemarin di level Rp11.282/USD.
Adapun, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari keempat pekan ini bearda di level Rp11.354/USD atau terdepresiasi 120 poin dibanding Kamis (31/10/2013) di level Rp11.234/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, rupiah tertekan oleh menguatnya dolar karena sentimen positif pasca rilis data ISM Chicago PMI yang tumbuh di atas ekspektasi.
Selain itu, rupiah juga tertekan setelah Badan Pusat Statistik (BPS) yang mengumumkan neraca perdagangan Indonesia bulan September yang kembali defisit USD657,2 juta setelah bulan sebelumnya surplus USD72 juta menyebabkan tereskalasinya dolar terhadap rupiah.
"Namun, meredanya tekanan inflasi Oktober akan membuat BI membuat BI tetap mempertahankan suku bungan acuan pada RDG (Rapat Dewan Gubernur) mendatang," ujarnya.
(
rna)
Sindonews Apps : 