Metrotvnews.com, Surakarta: PT Jamsostek menargetkan jumlah kepesertaan sebanyak 31,3 juta pada 2017. Guna mewujudkan hal itu perusahaan tersebut mengubah pola pendekatan dari semula menitikberatkan pada law enforcement ke market refund.
Hal itu disampaikan Direktur Investasi PT Jamsostek Jeffry Haryadi P Manulang seusai acara Jamsostek Goes to Campus di Universitas Sebelas Maret, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (12/11).
Jeffry menjelaskan, berdasarkan evaluasi pendekatan melalui aspek penegakan hukum ternyata belum memberikan hasil sesuai harapan. Sejak berdiri 30 tahun lalu PT Jamsostek baru bisa menarik peserta kurang dari 30 juta orang dari total 117 juta angkatan kerja.
"Cakupan belum signifikan, karena meski bersifat wajib, tapi law enforcement belum kuat," katanya.
Karena tidak ingin pengalaman selama 30 tahun itu terulang lagi, PT Jamsostek memutuskan menjalankan pendekatan market refund. Yakni, pendekatan yang didasarkan pada pemenuhan ekspektasi peserta dibarengi dengan peningkatan layanan dan benefit.
Jeffry yakin pendekatan ini dapat lebih mendorong minat masyarakat untuk menjadi peserta Jamsostek. Dengan peningkatan pelayanan dan benefit, peserta akan merasa bahwa Jamsostek adalah sebuah kebutuhan. (Ferdinand)
Editor: Patna Budi Utami