Sumber defisit, pemerintah jangan tinggalkan sektor pertanian
Ameidyo Daud
Kamis, 14 November 2013 − 13:44 WIB

Ilustrasi/Ist
Sindonews.com - Pemerintah diminta tidak meninggalkan sektor pertanian sebagai sektor strategis yang menopang perekonomian bangsa.
Ekonom dari ECONIT Hendri Saparini meminta pemerintah tidak meninggalkan pembangunan di sektor yang cukup penting ini karena terbukti berbagai macam permasalahan terkait ekonomi seperti inflasi dan defisit neraca pembayaran mayoritas berasal dari hasil pertanian seperti pangan.
"Bagi Indonesia jangan meninggalkan sektor pertanian karena itulah sumber defisit kita selama ini," ujarnya di Gedung Lemhannas, Jakarta, Kamis (14/11/2013).
Hendri juga meminta agar anggaran sektor pertanian pemerintah tidak dialihkan untuk dialokasikan sebagai anggaran infrastruktur. "Bahkan saya minta pemerintah berhati-hati dan lebih baik mengalokasikan anggaran untuk infrastruktur pertanian saja," lanjutnya.
Dia melihat selama ini banyak komoditas, terutama pangan, di Indonesia yang ditargetkan swasembada oleh pemerintah, namun realisasinya impor pangan masih membanjiri Indonesia.
"Targetnya dulu itu swasembada 100 persen baru sisanya untuk ekspor. Tapi karena impor lebih murah kita malah buka keran impor," pungkas Hendri.
(
gpr)
Mobile Apps