Laba bersih SingTel kuartal ketiga naik tipis 0,3%
Kamis, 14 November 2013 − 13:56 WIB

Ilustrasi/Foto: Istimewa
Sindonews.com - Singapore Telecom (SingTel) melaporkan laba bersih pada kuartal Juli-September (Q3) 2013 naik tipis 0,3 persen, karena dolar lokal yang kuat membebani pendapatan dari luar negeri.
Perusahaan telekomunikasi terbesar di Asia Tenggara itu mengatakan, laba bersih pada periode keuangan kuartal kedua sebesar SGD870 juta (USD698,2 juta), naik dari SGD868 juta pada periode yang sama tahun lalu.
Sementara pendapatan grup turun 8,9 persen menjadi SGD4,16 miliar. Perusahaan menyalahkan musim gugur terutama pada kekuatan dolar Singapura (SGD) terhadap mitra di Australia, SingTel Optus (perusahaan telekomunikasi terbesar kedua di Australia).
"Bagian utama dari pendapatan kelompok berasal dari luar Singapura. Kinerja operasional yang kuat dipengaruhi penguatan dolar Singapura," kata CEO SingTel, Chua Sock Koong, seperti dilansir dari AFP, Kamis (14/11/2013).
SingTel tercatat memiliki saham parsial di India Bharti Airtel, Telkomsel Indonesia, Advanced Info Service Thailand, Filipina Globe Telecom dan Pacific Bangladesh Telecom. Dimana dolar Australia (AUD), rupee India dan rupiah Indonesia semua terdepresiasi sekitar 10 persen terhadap SGD selama tahun lalu.
Perusahaan itu menyebutkan jumlah pelanggan seluler di Singapura dan regional naik 7 persen dari tahun lalu, menjadi 486 juta.
(
dmd)
Mobile Apps