Akibat BBM naik, inflasi Juni meningkat jadi 1,03%
Dana Aditiasari
Senin, 1 Juli 2013 − 11:46 WIB

Ilustrasi
Sindonews.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa inflasi Indonesia pada Juni melonjak cukup signifikan dibanding sebelumnya.
"Inflasi Juni 2013 sebesar 1,03 persen. Inflasi tahun kalender 3,35 persen dan yoy (Juni 2012 berbanding Juni 2013) adalah sebesar 5,90 persen," terang Kepala BPS, Suryamin di kantornya, Jakarta, Senin (1/7/2013).
Padahal, kata Suryamin, dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi belum menunjukkan dampak maksimalnya pasca diberlakukan kenaikan tersebut pada bulan lalu.
"Kami duga pengaruh kenaikan BBM belum penuh karena kenaikannya 22 Juni 2013. Kita harus perhitungkan tiga minggu pertama Juni, jadi belum begitu tinggi. Tapi sudah di atas 1 persen," tandasnya.
Sementara itu, BPS mencatat inflasi terjadi di 65 kota dan satu kota mengalami deflasi. Adapun inflasi tertinggi terjadi di Sibolga yang mencapai 1,96 persen, disusul Depok sebesar 1,79 persen dan terendah di Gorontalo sekitar 0,11 persen. Sedangkan deflasi terjadi di Ambon sebesar 0,15 persen.
Perlu diketahui, BPS sebelumnya mencatatkan deflasi selama Mei 2013 sebesar 0,03 persen, terutama ditunjang harga bawang putih, bawang merah dan emas yang turun. Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir sejak 2003, Mei tahun ini merupakan kali pertama terjadinya deflasi bulanan.
(
rna)