Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Ekonom Bank Danamon Anton Gunawan memprediksi pertumbuhan ekonomi 2013 sampai 2014 masih akan berada di bawah enam persen. Ini konsekuensi dari kebijakan pemerintah untuk menekan laju defisit neraca transaksi berjalan.
"Kalau 2013 sekitar 5,6-5,8 persen dan 2014 sekitar 5,8-5,9 persen," ujar Anton usai jumpa pers pembangunan gedung kantor pusat green building Danamon di Jakarta, Selasa (1/10).
Prediksi Anton tersebut sedikit lebih rendah dengan prediksi pemerintah yang merevisi ke bawah target APBN-P 2013 dari 6,3 persen menjadi 5,9 persen. Untuk 2014, pemerintah juga merevisi target pertumbuhan ekonomi menjadi 5,8-6,1 persen dari target RAPBN-P sebelumnya sebesar 6,4 persen.
Menurut Anton, pemerintah memang perlu untuk sedikit mengerem laju pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam rangka mengurangi laju impor yang makin tinggi apabila pertumbuhan ekonomi terus tumbuh tinggi. Namun demikian, ia mengingatkan agar pertumbuhan ekonomi juga perlu dijaga di level yang aman. "Pertumbuhan ekonomi juga perlu, bukan berarti harus benar-benar dikorbankan," ujar Anton. (Ant)
Editor: Wisnu AS