Kamis, 03 Oktober 2013

Home » METRO TV NEWS: 19 BUMN Diajak Keroyokan Garap Jalan Tol Atas Laut Jakarta-Surabaya

,
METRO TV NEWS
Metrotvnews Indonesia News Video Portal // via fulltextrssfeed.com 
Great rates not enough?

OptionsHouse is a cutting-edge platform with award-winning technology. Even with our professional tools, you'll still pay great rates.
From our sponsors
19 BUMN Diajak Keroyokan Garap Jalan Tol Atas Laut Jakarta-Surabaya
Oct 3rd 2013, 05:33

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian BUMN menggalang 19 perusahaan milik negara untuk bersinergi membangun jalan tol di pinggir pantai yang membentang dari Jakarta hingga Surabaya.

"Untuk tahap awal, kami meminta seluruh BUMN yang terlibat melakukan studi kelayakan (feasibility study/FS) yang ditargetkan rampung dalam 6 bulan ke depan," kata Menteri BUMN Dahlan Iskan usai penandatanganan Nota Kesepahaman Persiapan Rencana Kerja Sama Pengusahaan Tol Atas Laut Jakarta-Surabaya, di Gedung Sarinah, Jakarta, Kamis (3/10).

Ke-19 BUMN tersebut meliputi PT Jasa Marga Tbk, PT Adhi Karya Tbk, PT Waskita Karya Tbk, PT Wijaya Karya Tbk, PT Hutama Karya, PT Pembangunan Perumahan (PP) Tbk, PT Brantas Abipraya, PT Nindya Karya, PT Istaka Karya, PT Pelindo II, PT Pelindo III.

Selanjutnya, PT Semen Indonesia Tbk, PT Krakatau Steel Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank BNI Tbk, PT Bank BRI Tbk, PT Bank BTN Tbk, PT Jamsostek, PT Taspen.

Menurut Dahlan, karena rencana pembangunan jalan tol Jakarta-Surabaya masih bersifat studi, belum bisa diungkapkan kepada publik teknis pembangunannya termasuk berapa besar biaya yang akan diinvestasikan. "Ini baru nota kesepahaman BUMN ini akan keroyokan untuk bersama-sama membangun tol Jakarta-Surabaya," ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan jalan tol yang akan menyusuri garis pantai Pulau Jawa tersebut merupakan proyek mendesak yang harus direalisasikan.

"Sekarang kami minta studinya terlebih dahulu, kemudian setelah itu akan meminta izin kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar pelaksanaanya bisa lebih cepat," ujar Dahlan.

Ia mengakui, masalah terbesar yang dihadapi dalam pembangunan tol Jakarta-Jawa ini adalah soal pembebasan lahan.

Meski demikian, ia optimistis permasalahan itu bisa dilalui mengacu kepada penyelesaian pembangunan jalan tol Bali yang melintas di atas laut. "Skema pembangunan persis sama dengan tol Bali," tegasnya.

Dahlan mengatakan, kemampuan BUMN menyelesaikan pembangunan jalan tol Bali sepanjang 12,7 kilometer dapat dijadikan momentum untuk membangun tol serupa di Pulau Jawa.

"Tol Bali yang dapat diselesaikan dengan waktu lebih cepat, dan dibiayai murni BUMN dapat menjadi patokan untuk dapat membangun infrastruktur yang serupa di wilayah lain," tegas Dahlan.

Dia menambahkan, tol Jakarta-Surabaya akan menyesuaikan sejumlah ruas jalan tol yang ada di daerah. "Tinggal menyesuaikan saja, karena nanti ada tol baru yang dibangun berdekatan dengan tol yang sudah beroperasi sebelumnya. Ini yang juga harus dicarikan solusinya, dengan melibatkan pemda setempat dan pengelola tol yang bersangkutan," ujar Dahlan.

Dirut PT Jasa Marga Tbk, Adityawarman mengatakan, ide pembangunan jalan tol di atas laut Jakarta-Surabaya muncul ketika Menteri BUMN Dahlan Iskan mengumpulkan semua BUMN yang terlibat dalam proyek tol Bali.

"Pada saat syukuran pada Senin (30/9), semua sepakat, tol Bali dapat dijadikan inspirasi untuk membangun tol Jakarta-Surabaya," ujar Adityawarman.

Ia mengutarakan, jika studi selesai tepat waktu dan langsung mendapat izin dari pihak terkait, proyek tol Jakarta-Surabaya ini bisa diselesaikan dalam waktu sekitar 3 tahun.

"Ini seharusnya masuk dalam proyek yang urgensinya tinggi, sehingga kalau ditunda-tunda bisa dibayangkan penambahan tingkat kemacetan di Pulau Jawa," ujarnya. (Antara)


Editor: Henri Salomo Siagian

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions