Hatta: Merpati hidup enggan mati tak mau
Ameidyo Daud
Jum'at, 26 Juli 2013 − 13:40 WIB

Ilustrasi/Ist
Sindonews.com - Terkait wacana Menteri BUMN Dahlan Iskan yang berencana menjual maskapai Merpati akibat membludaknya utang sebesar Rp6 triliun, membuat Menko Perekonomian Hatta Rajasa heran dengan kondisi ini.
"Merpati tidak sekali dua kali melakukan restrukturisasi, tetapi hidup mati, hidup mati terus. Jadi jangan sampai hidup enggan mati tak mau," ujarnya di gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (26/7/2013).
Hatta akan meminta laporan pihak-pihak terkait hal ini dan secara khusus dia meminta Merpati harus tetap ada apapun yang terjadi. "Saya mau meminta laporan itu. Kita ini harus mengambil keputusan dan (Merpati) harus tetap hidup," kata Hatta.
Mengenai wacana beberapa pihak swasta yang tertarik untuk mengambil alih Merpati, Hatta mengaku belum pernah mendengarnya. "Saya belum pernah dengar," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, manajemen PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) menyatakan siap menerima investor strategis untuk menyelamatkan kondisi perusahaan.
Vice President Corporate Secretary Merpati, Herry Saptanto mengatakan, pihaknya siap mendukung keputusan maupun kebijakan yang diambil pemerintah guna menyelamatkan perseroan.
"Termasuk mengundang investor strategis guna memperkuat permodalan atau membeli sebagian saham Merpati," kata Herry beberapa waktu lalu.
(
gpr)