Akhir pekan, IHSG cenderung melemah terbatas
Dana Aditiasari
Jum'at, 26 Juli 2013 − 07:59 WIB

Ilustrasi
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini diprediksi cenderung melemah terbatas.
"Untuk perdagangan terakhir pekan ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah terbatas," kata Analis Riset PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, Jumat (26/7/2013).
Dia memprediksi, IHSG akan bergerak dalam kisaran support-resistance 4.600-4.730. Menurut Purwoko, meski IHSG cenderung melemah terbatas, namun laporan keuangan semester I/2013 bisa menjadi katalis positif bursa domestik.
Sementara IHSG kemarin ditutup melemah didorong oleh sentimen negatif dari kekhawatiran akan rencana The Fed mengurangi stimulus pada September mendatang. Faktor penting antara lain, yaitu penjualan rumah baru yang menguat dan preliminary manufaktur (53,2 vs 52,5 konsensus).
Selain itu, sentimen negatif juga dari data preliminary manufaktur China Juli yang tercatat sebesar 47,7 atau di bawah konsensus sebesar 48,2.
Penjualan rumah baru di Amerika Serikat (AS) bulan Juni mencapai level tertinggi dalam lima tahun terakhir. Penjualan tumbuh 8,3 pesren mencapai 497 ribu annualized atau di atas konsesnsus sebanyak 484 ribu.
"Hal ini mengindikasikan konstruksi residensial akan mendorong pertumbuhan ekonomi pada paruh kedua tahun ini," ujarnya.
Adapun data preliminary manufaktur Juli di Eropa menunjukan pertumbuhan untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir. Dia berpendapat, hal itu bisa menjadi tanda kawasan Eropa mulai pulih.
"Data ini mendorong penguatan bursa Eropa ke level tertinggi dalam delapan pekan terakhir," imbuh dia.
Sementara dari dalam negeri, tampaknya tekanan juga datang dari nilai tukar rupiah yang masih bergejolak dan menembus 10.200.
(
rna)