Hari ketiga shutdown, Wall Street lanjutkan koreksi
J Erna
Jum'at, 4 Oktober 2013 − 08:57 WIB

Ilustrasi
Sindonews.com - Saham-saham di Bursa Wall Street kembali terkoreksi memasuki hari ketiga shutdown pemerintah Amerika Serikat (AS) karena investor khawatir terjadinya kebuntuan anggaran di kongres.
Bursa saham terkoreksi setelah New York Times melaporkan bahwa Ketua DPR John Boehner mengatakan kepada rekan-rekan bahwa dia tidak akan membiarkan Amerika Serikat mengalami gagal bayar uatang-utangnya.
"Faktanya adalah setiap hari kita makin dekat dengan masalah plafon utang dan menjadi keprihatinan yang nyata. Sementara kerugian pasar belum terlalu besar selama shutdown karena kami melakukan pullback sekitar 17 persen seperti pada musim panas 2011 sebelum menaikkan plafon utang," kata Managing Director of Active Trading and Derivatives Charles Schwab Corp Randy Frederick seperti dilansir Reuters, Jumat (4/10/2013).
Departemen Keuangan AS mengatakan Amerika Serikat akan menghabiskan otoritas pinjaman yang selambat-lambatnya 17 Oktober. Jika tidak ada kesepakatan tercapai pada peningkatan plafon utang, AS bisa mengalami gagal bayar.
Semalam, indeks Dow Jones turun 136,66 poin atau 0,90 persen menjadi 14.996,48; indeks S&P 500 turun 15,21 poin, atau 0,90 persen menjadi 1.678,66 dan Nasdaq turun 40,68 poin atau 1,07 persen menjadi 3.774,34.
(
rna)
Sindonews Apps : 