Metrotvnews.com, Jakarta: Pelaku usaha meyakini belum adanya gangguan transaksi perdagangan Indonesia, pascakeputusan pemerintah Amerika Serikat (AS) melakukan shutdown atau penghentian operasi secara parsial setelah parlemen gagal menyepakati anggaran baru.
"Sifatnya hanya sementara (temporary)," kata Suryo Bambang Sulisto, Ketua Umum Kadin usai Pengukuhan Pengurus Kadin Indonesia Komite Iran 2013-2015 di Jakarta, kemarin (2/10).
Menurutnya, pemerintah AS juga pernah mengambil langkah penghentian operasi secara parsial. "Tidak mungkin membiarkan terlalu lama, kalau ada kerugian paling hanya beberapa hari," jelasnya.
Adapun, pada perdagangan Selasa (2/10), indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup naik 41,71 poin atau 0,96% ke 4.387,60. Dengan jumlah transaksi sebanyak 7,7 juta lot atau setara dengan Rp3,9 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG, antara lain sektor agricultural, sektor basic-industries, sektor construction dan property.
Tercatat sebanyak 138 saham mengalami penguatan, 110 saham mengalami penurunan, 93 saham tidak mengalami perubahan dan 143 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp109 miliar. Sedangkan, mata uang Rupiah terapresiasi 11.357 per Dolar AS. (Wibowo)
Editor: Edwin Tirani