Selasa, 01 Oktober 2013

Home » METRO TV NEWS: Menkop: UKM Indonesia Jangan Minder di Pasar ASEAN

,
METRO TV NEWS
Metrotvnews Indonesia News Video Portal // via fulltextrssfeed.com 
Want new traffic sources?

Download a copy of our complimentary eBook today, and read about sources that most marketers are not aware of.
From our sponsors
Menkop: UKM Indonesia Jangan Minder di Pasar ASEAN
Oct 1st 2013, 07:23

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah meminta agar para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam negeri tidak minder menghadapi pasar bebas ASEAN yang akan dimulai tahun 2015 mendatang. Pasalnya, peringkat ekonomi Indonesia yang berada di posisi kedua dalam G-20 merupakan senjata utama untuk bersaing di ASEAN.

Demikian penegasan itu disampaikan oleh Menteri Koperasi dan UKM, Syarif Hasan, saat menghadiri acara Pelepasan 800 Mitra UKM Indonesia bersama Sinde ke Malaysia di Jakarta, Selasa (1/10). Menurutnya, pelaku UKM yang diberangkatkan ke Malaysia harus dapat menangkap peluang dari 'Negeri Jiran' itu.

"Saya mengingatkan agar para pelaku UKM Indonesia harus bangga jika berkunjung ke Indonesia. Kepala harus tegak, tidak boleh nunduk," tegas Syarif ketika dikonfirmasi.

Menurut Syarif, para UKM Indonesia harus bisa lebih bangga dan merasa lebih tinggi dari para pelaku UKM di Malaysia, karena memang dari sisi pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih baik dari dan berada di urutan kedua dalam negara G-20.

"Dan itu sudah diakui oleh seluruh dunia. Jadi jangan nunduk kalau berkunjung ke negara-negara di ASEAN. Nanti setelah pulang dari Malaysia, saya harap dapat melakukan terobosan untuk menjadi market leader di pasar dalam negeri," sambungnya.

Sebelumnya, menyambut perdagangan bebas ASEAN Economic Community (AEC) 2015, PT Sinde Budi Sentosa memberikan kesempatan bagi 800 pedagang Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk mengunjungi pasar Malaysia. Kunjungan itu diharapkan dapat memberikan pengalaman bagi para pelaku UKM dalam negeri.

Dipilihnya Malaysia menjadi tujuan Sinde karena sebagai negara yang masih memiliki rumpun dan kultur yang serupa dengan Indonesia. Diharapkan para pedagang UKM dapat dengan mudah menyerap ilmu, bertukar pengalaman dan mampu mempelajari kondisi pasar negara tetangga hingga bersaing di era globalisasi.

Diharapkan pula dukungan Pemerintah Malaysia lewat instansi Kebudayaan Pariwisata dan juga Perdagangannya untuk menyambut positif atas kunjungan 800 pedagang UKM ke negeri mereka. (Rio)


Editor: Irvan Sihombing

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions