Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Komisi VII Satya Widya Yudha memperkirakan akan terjadi inflasi pada Oktober menyusul berlakunya kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) tahap empat.
Menurutnya, dampak kenaikan TDL terhadap inflasi sendiri pun tidak ringan. Apalagi publik masih terimbas dampak kenaikan harga BBM bersubsidi dari Rp4.500 menjadi Rp6.500 per liter bensin premium.
Satya mengatakan, kenaikan bertahap seperti yang ditetapkan dalam APBNP 2013 telah dihitung dengan mempertimbangkan inflasi dikisaran 8,2%. Penghitungan dilakukan pasca kenaikan BBM beberapa bulan lalu.
"Ini jauh dari prediksi awal yang hanya pada 4% - 5% saja. Sekitar perhitungan pasca kenaikan BBM tapi masih jauh di atas prediksi awal," jelasnya.
Satya juga meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) meningkatkan layanan seiring dengan kenaikan TDL. Menurutnya, pelayanan PLN untuk masyarakat sama sekali belum optimal. Pemadaman bergilir masih sering terjadi.
"Walaupun kenaikan harga sudah disetujui pentahapannya. Tidak selayaknya PLN hanya mengacu pada itu saja, tanpa mempedulikan keluhan masayarakat," ujar Satya kepada Metrotvnews.com di Jakarta, Selasa (1/10).***
Editor: