Selasa, 24 September 2013

Home » METRO TV NEWS: Pelemahan Rupiah Pangkas Defisit Neraca Transaksi

,
METRO TV NEWS
Metrotvnews Indonesia News Video Portal // via fulltextrssfeed.com 
Want new traffic sources?

Download a copy of our complimentary eBook today, and read about sources that most marketers are not aware of.
From our sponsors
Pelemahan Rupiah Pangkas Defisit Neraca Transaksi
Sep 23rd 2013, 14:31

Metrotvnews.com, Jakarta: Pelemahan nilai tukar rupiah dapat menahan laju impor sehingga nantinya memangkas defisit neraca transaksi berjalan Indonesia.

Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan Mirza Adityaswara mengungkapkan hal itu di Jakarta, Senin (23/9).

"Saat ini kita hidup di mana ketika rupiah menguat terlihat menjadi hebat. Sebenarnya kondisi itu bisa berbahaya karena akan membuat impor meningkat dan menarik utang dalam denominasi dolar AS," ujar Mirza seusai Seminar Internasional HUT LPS ke-8 di Jakarta, Senin (23/9).

Ia mengemukakan bahwa rupiah sempat berada di level Rp9.500 per dolar AS dan suku bunga Fasilitas Simpanan Bank Indonesia (Fasbi rate) berada di 3,75 persen, kondisi itu menunjukkan gejala kelebihan nilai (over value).

Akibatnya, impor melonjak karena importir membeli bahan atau barang menjadi relatif murah. Ia mengatakan jika nilai tukar diarahkan bergerak melemah, barang impor akan menjadi mahal sehingga pelaku usaha akan mengurangi impornya dan dapat mendorong ekspor. Pelaku industri juga akan mengurangi pinjaman luar negeri karena valuta asing mahal.

Mirza meminta kepada masyarakat untuk tidak terlalu khawatir menghadapi gejolak nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, karena mata uang domestik akan menuju ekuilibrium baru.

"Kalau kita sudah bisa mengatasi defisit di neraca Indonesia, dan mengurangi utang dolar AS maka nanti rupiah akan menguat pelan-pelan. Jangan khawatir, karena level rupiah saat ini sedang mencari ekuilibrium baru, kalau rupiah menguat bisa 'unstability'," kata dia.

Meski demikian, lanjut dia, regulator perlu menjaga pergerakan rupiah agar fluktuasinya tidak terlalu tinggi. (Antara)


Editor: Agus Tri Wibowo

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions