Liputan6.com, Jakarta - Terusan Suez merupakan buah tangan terbesar yang pernah dibuat manusia. Terusan yang resmi beroperasi pada 1869 ini merupakan salah satu jalur pelayaran tersibuk di muka bumi ini.
Jalan pintas yang membelah Eropa (Mediteranian) dan Asia (Laut Merah) ini merupakan jalur vital terpenting di dunia. Melalui terusan Suez, kebutuhan energi Eropa dipasok dari lapangan-lapangan minyak di Timur Tengah.
Meski sangat penting bagi aktivitas perekonomian dunia, jalur penting ini sempat ditutup dua kali karena perang. Penutupan yang terbaru terjadi karena perang antara Israel dan negara-negara tetangga di Arab lainnya.
Pada 2007, terusan Suez mencetak pengiriman barang terbesar sebanyak 7.700 ton yang mengangkut lebih dari 318 ribu ton kargo. Jumlah tersebut setara dengan 7,5% dari total perdagangan dunia.
Setiap tahunnya, Terusan Suez mampu mencetak pendapatan hingga lebih dari US$ 5 miliar. Berikut ulasan mengenai Terusan Suez dan fungsinya bagi perekonomian dunia seperti dikutip dari World Atlas dan World Shipping Technology, Rabu (28/5/2014):
(Nurmayanti) ;
This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.