Mengakhiri pekan, rupiah ditutup di level Rp11.175
J Erna
Jum'at, 6 September 2013 − 16:45 WIB

Ilustrasi
Sindonews.com - Posisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) sore ini berdasarkan data Bloomberg berhasil balik arah dan terapresiasi signifikan meski pada siang tadi sempat menyentuh level terendahnya di Rp11.730/USD.
Berdasarkan data Bloomberg sore ini, rupiah berada di level Rp11.176/USD, dengan kisaran harian di Rp11.175-11.730/USD. Posisi ini naik sebesar 473 poin dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp11.649/USD. Sementara pagi tadi, rupiah dibuka di level Rp11.615/USD dan pada sesi siang tembus Rp11.710/USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), Bank Indonesia (BI) pada penutupan perdagangan Jumat (6/9/2013) menuju level Rp11.200/USD, melemah sebesar 75 poin dibanding hari kemarin di level Rp11.125/USD.
Sedangkan data yahoofinance mencatat, mata uang domestik bertahan di posisi yang sama dengan kemarin, yakni di level Rp11.105/USD dengan kisaran Rp11.175/USD. Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah hari ini diperdagangkan pada harga Rp11.108/USD atau stagnan dengan posisi hari kemarin.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini meski masih dipengaruhi tingginya permintaan valuta asing (valas) oleh korporasi, namun berhasil ditutup menguat.
Menurut dia, perhatian pelaku pasar saat ini tertuju pada rilis data pengangguran di Amerika Serikat (AS) malam nanti. Namun, sentimen membaiknya perekonomian AS memberi sinyal bahwa The Fed akan segera menghentikan program stimulusnya dan akan memberi imbas positif terhadap USD di tengah prediksi peredaran mata uang tersebut makin terbatas.
(
rna)