Dahlan: Seluruh BUMN akan bersinergi dengan BPKP
Sholahuddin Al Ayyubi
Rabu, 25 September 2013 − 13:05 WIB

Menteri BUMN, Dahlan Iskan/Foto: Ist
Sindonews.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan berharap usai diresmikannya "BUMN Bersih", semua BUMN dapat segera melengkapi seluruh kewajiban-kewajibannya secara hukum dan etika BUMN.
"Seperti perangkat GCG dengan menerapkan whistle blowing system, code of conduct terkini, melengkapi laporan LHKPN sekurang-kurangnya tiga jenjang jabatan dan service level agreement bagi BUMN yang memiliki PSO dan CSR," kata Dahlan di Kantor Kementerian BUMN, Rabu (25/9/2013).
Karena itu, kata Dahlan, BUMN akan bersinergi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dengan melakukan survei persepsi terhadap semua stakeholder.
"Seperti karyawan, pelanggan, rekanan dan kalangan masyarakat yang relevan," ujar Dahlan.
Selain itu, Kementerian BUMN telah membuka kesempatan bagi direksi dan dewan komisaris atau dewan pengawas BUMN yang telah siap menjadi "BUMN Bersih" untuk mendaftarkan diri kepada Tim Penyusunan Roadmap BUMN Bersih (RBB) paling lambat 31 Oktober 2013.
"Bagi BUMN yang menyatakan siap, BPKP akan melakukan survei paling lambat akhir November 2013 kepada jajaran direksi dan dewan komisaris BUMN dan anak perusahaan, jajaran satu level di bawah direksi, serta manajer dan jabatan pimpinan lainnya dua tingkat di bawah direksi," pungkas Dahlan.
(
izz)