Rabu, 04 September 2013

Home » Sumber Informasi Terpercaya | SINDOnews.com: Harga minyak di perdagangan dunia menguat

,
Sumber Informasi Terpercaya | SINDOnews.com
// via fulltextrssfeed.com 
Shop Adidas

Run better, look better, feel better with running gear favorites at Adidas. Find select styles up to 40% off today.
From our sponsors
Harga minyak di perdagangan dunia menguat
Sep 3rd 2013, 13:38

Harga minyak di perdagangan dunia menguat

Selasa,  3 September 2013  −  20:38 WIB

Harga minyak di perdagangan dunia menguat

Ilustrasi/Foto: Istimewa

Sindonews.com - Sempat lesu, harga minyak di perdagangan dunia hari ini menguat, menanggapi klaim Rusia yang telah mendeteksi peluncuran dua rudal balistik menuju timur Mediterania.

Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Oktober naik menjadi USD115,74 per barel, sebelum mundur ke USD115,25 per barel, meningkat 92 sen dari tingkat penutupan kemarin. Sementara kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk Oktober, reli tinggi USD107,77 per barel. Kemudian berdiri di USD107,28 per barel, turun 37 sen dari hari sebelumnya.

"Pagi ini (waktu setempat), harga minyak mentah mengalami lonjakan tinggi pada apa yang ternyata menjadi alarm palsu," ujar analis perusahaan perdagangan GFT Markets, Fawad Razaqzada, seperti dilansir dari AFP.

"Rusia mengatakan dua rudal tampaknya menuju ke arah timur Mediterania, menyebabkan (pasar) panik dengan membeli minyak mentah di tengah kekhawatiran serangan dekat pada Suriah," tambahnya.

Namun, kata Razaqjada, rumor dengan cepat di konter setelah Israel menyebutkan peluncuran roket itu hanya tes pertahanan rudal. Meski demikian, harga minyak mentah tetap tinggi, karena berlanjutnya ketidakpastian di wilayah tersebut.

Kementerian Pertahanan Moskow, seperti dikutip kantor berita Rusia mengatakan, sistem peringatan dini telah mendeteksi peluncuran dua rudal balistik dari bagian tengah Mediterania ke arah pantai timur laut pada, Selasa (3/9/2013) pagi.

Sebelum berita ini muncul, transaksi (di perdagangan Asia) pasar minyak telah jatuh setelah kekhawatiran intervensi AS di Suriah surut. Namun, data ekonomi global yang optimis membatasi kerugian pada minyak.

"Pasar secara luas tetap gelisah atas setiap berita yang berkaitan dengan Suriah dan masih akan melihat perdagangan berombak di masa datang," ujar analis VTB Capital Andrey Kryuchenkov.

(dmd)

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions