HT: Masalah anjloknya rupiah harus segera diselesaikan
Arham Hamid
Jum'at, 6 September 2013 − 17:06 WIB

CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo/Foto: Koran Sindo
Sindonews.com - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo (HT) kecewa terhadap sikap pemerintah yang terkesan lamban dan tidak memberikan langkah antisipasi selepas anjloknya nilai mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ke level Rp11 ribu.
Kekecewaan HT yang juga calon wakil persiden ini diutarakan di hotel Singgasana, Makassar saat menghadiri pembekalan caleg Hanura provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (6/9/2013).
Menurut HT, anjloknya rupiah terhadap nilai dolar lebih kepada permasalahan fundamental. Dimana angka impor di Indonesia sangat berbanding jauh dari pada angka ekspor.
Melihat hal tersebut, CEO MNC Group ini memberikan solusi yang harus dilakukan oleh pemerintah, yaitu mengejar anga defisit nilai ekspor tersebut.
"Nilai impor Indonesia yang paling banyak minyak mentah. Selain itu Pemerintah sekarang untuk lebih kreatif dan lebih serius mengatasi masalah anjloknya rupiah," ujar HT.
Dalam rangkaiannya ke Makassar, HT memberikan pembekalan kepada 950 caleg partai Hanura Sulsel di hotel Singgasana Makassar. Selain itu, HT juga akan melakukan pertemuan dengan rohaniawan dan tokoh katolik Makassar.
(
gpr)