Minggu, 27 April 2014

Home » Tempo.co News Site: Wapres Monitor Dua Megaproyek Infrastruktur Jatim

,
Tempo.co News Site
daily news from tempo.co 
Explore Cafepress

Name anything in the world, and we'll show you hundreds of products that celebrate it. Or, you can design your own.
From our sponsors
Wapres Monitor Dua Megaproyek Infrastruktur Jatim
Apr 26th 2014, 23:06

Wapres Monitor Dua Megaproyek Infrastruktur Jatim

Sejumlah petugas bandara berada di ruang lobi di Terminal T2 Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Selasa (10/12). Terminal T2 yang diproyeksikan sebagai terminal internasional dan tiga maskapai domestik, pembangunan fisik bandara telah mencapai 90 persen. TEMPO/Fully Syafi

Berita Terkait

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Boediono menyatakan, akan memonitor langsung dua proyek infrastruktur di Jawa Timur, pembangunan terminal pelabuhan Teluk Lamong dan Terminal 2 Bandar Udara Juanda. "Untuk memastikan dan mengawal agar bisa selesai tepat waktu," kata dia, seusai meninjau Terminal 2 Bandar Udara Juanda, Surabaya, Sabtu, 26 April 2014.

Dalam peninjauanya ke Terminal 2 Juanda, Boediono memantau sejumlah fasilitas yang sebagiannya sudah berjalan, dan sebagian lagi dalam tahap penyelesaian. Menurut dia, harus dilakukan kajian agar fasilitas yang ada tidak segera tertinggal dengan meningkatnya jumlah penumpang dalam waktu cepat. "Sekarang pun perbandingan antara jumlah penumpang dan kapasitas airport akan tertinggal."

Sebelum meninjau Terminal 2 Juanda, Boediono juga memantau perkembangan pembangunan Terminal Teluk Lamong, yang merupakan perluasan dari Pelabuhan Tanjung Perak. Terminal Teluk Lamong nantinya akan bisa menekan biaya logistik yang saat ini masih mahal. "Ini yang membuat produk kita selama ini tidak kompetitif," ujarnya. (Baca:Hatta Akui Daya Saing Lemah Karena Infrastruktur)

PengoperasianTerminal Teluk Lamong, menurut Boediono, bisa menguraikan simpul-simpul biaya logistik yang saat ini masih tinggi. Dia menjelaskan, biaya tinggitidak hanya menyebabkan biaya logistik tinggi, tapi juga membebani konsumen karena harus membayar harga barang yang lebih mahal."Jika sistem logistiknya efisien harga bisa lebih murah," kata Boediono.

Efisiensi logistik juga berdampak kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Gaji hanya mengalami kenaikan sekian persen setiap tahun, tapi jika harga yang dibeli konsumen turun, akan ada peningkatan kesejahteraan," tutue Wakil Presiden. (Baca:Pengganti SBY Harus Perhatikan Logistik)

Dalam paparannya, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia III Djarwo Surjanto mengatakan, Terminal Teluk Lamong akan dioperasionalkan secara penuh pada September 2014. Adapun uji coba pelayanan akan dilakukan pada bulan Juni.

Pembangunan Terminal Teluk Lamong tahap pertama menela dana investasi sebesar Rp 3,4 triliun yang berasal dari kas internal Pelindo III dan pinjaman perbankan. "Ini adalah terminal pertama yang semi otomatik," kata Djarwo. Dengan sistem tersebut, nantinya pergerakan kontainer sepenuhnya digerakkan oleh mesin kontrol. "Ini juga untuk meminimalkan kecelakaan di yard, lapangan kontainer."

IQBAL MUHTAROM

Berita Terpopuler
Pesawat Virgin Air Diduga Dibajak di Bali
Jodie Foster Nikahi Pasangan Lesbinya
Pelaku Pelecehan di JIS Koleksi Film Porno

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions