Ilustrasi. (Foto: Okezone) JAKARTA - Sentimen negatif dari dalam negeri membuat laju pasar saham Indonesia mengalami koreski signifikan. Akibatnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan hari ini turun 164,38 poin atau 3,34 persen ke 4.757,01.
IHSG berakhir dengan 65 saham menguat, 295 saham melemah, dan 91 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi terjadi mencapai Rp11,992 triliun dari 7,217 miliar lembar saham diperdagangkan.
Dari jumlah transaksi tersebut, mayoritas dilakukan oleh investor domestik sebesar Rp9,813 triliun. Sementara investor asing mencatat aksi jual sebesar Rp1,392 triliun.
Padahal, di Asia indeks Nikkei menguat 0,43 poin ke 14.300,12, indeks Hang Seng melaju 343,79 poin atau 0,79 persen ke 23.186,96, dan indeks Straits Times terkoreksi 0,12 persen menjadi 3.206,05.
Indeks LQ45 turun 34,81 poin atau 4,2 persen, Jakarta Islamic Indeks (JII) turun 25,62 poin atau 3,8 persen menjadi 640,90, dan indeks MNC36 turun 9,95 poin atau 3,9 persen menjadi 242,23.
Sektor-sektor penggerak IHSG melemah, dengan sektor properti terjun 6,5 persen, sektor industri dasar turun 5,6 persen, sektor aneka industri turun 5,5 persen, dan sektor keuangan urun 3,6 persen.
Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) naik Rp3.000 ke Rp364.000, saham PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) naik Rp400 ke Rp3.400, dan saham PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA) naik Rp395 ke Rp3.845.
Sedangkan saham-saaham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) turun Rp20.000 menjadi Rp1.100.000, saham PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp2.225 menjadi Rp22.725, dan saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.550 menjadi Rp49.200. (mrt)
Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda. This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.