Liputan6.com, Jakarta Setelah mengalami keterpurukan sejak 2010 lalu, ekonomi Yunani diperkirakan bakal membaik di 2015 nanti.
Berdasarkan laporan yang diterbitkan oleh komisi Keuangan Uni Eropa, rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Yunani akan terus mengalami penurunan.
Dalam laporan tersebut, rasio utang terhadap PDB Yunani di 2020 nanti akan berada di level 125%. Dua tahun kemudian atau pada 2022 akan kembali turun menjadi 112%.
Penurunan tersebut dimulai pada tahun depan atau 2015, setelah mengalami puncak tertinggi pada 2013 dan 2014 yang berada di level 177%.
Wakil Menteri Keuangan Yunani, Christos Staikouras menjelaskan penurunan rasio utang terhadap DPB mengalami perbaikan karena telah terjadi surplus anggaran.
Surplus anggaran ini lebih cepat satu tahun dari perkiraan awal. Dalam perhitungan Sebelumnya, Yunani baru akan mengalami surplus anggaran pada 2015.
"Ekonomi negara kami berada di dalam posisi yang jauh lebih baik saat ini, setelah bertahun-tahun mengalami tantangan yang cukup berat," jelasnya seperti ditulis oleh Xinhua, Sabtu (26/4/2014).
Dengan perbaikan tersebut, negara tersebut kemungkinan besar akan kembali ke pasar obligasi global di awal bulan depan dengan menjual obligasi berjangka waktu lima tahun.
(Arthur Gideon)
This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.