Rabu, 09 April 2014

Home » Berita Ekonomi dan Bisnis - SINDOnews: Kadin DKI imbau pengusaha berikan kompensasi

,
Berita Ekonomi dan Bisnis - SINDOnews
Portal Berita yang menyajikan informasi tentang perkembangan pasar modal, makro, sektor riil, indeks saham, ekonomi dunia,tokoh yang terkini dan terpercaya 
Grow your customer base.

Start a lead gen campaign on LaunchBit and cost-effectively grow your company today!
From our sponsors
Kadin DKI imbau pengusaha berikan kompensasi
Apr 9th 2014, 06:12

Karyawan masuk saat pileg

Kadin DKI imbau pengusaha berikan kompensasi

Dana Aditiasari

Rabu,  9 April 2014  −  13:12 WIB
Kadin DKI imbau pengusaha berikan kompensasi

Wakil Ketua Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang/Foto: Dok Kadin Jakarta

Sindonews.com - Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Sarman Simanjorang menegaskan bahwa Kadin DKI menjamin seluruh tenaga kerja yang ada di lingkungannya dapat memberikan hak suaranya pada pelaksanaan pemilihan umum legislatif (pileg) yang jatuh hari ini.

"Pileg ini kan pesta demokrasi sekali 5 tahun, kita dari Kadin DKI Jakarta berkomitmen untuk memastikan setiap tenaga kerja yang ada di lingkungan kami untuk dapat memberikan hak pilihnya," kata Sarman saat dihubungi, Rabu (9/4/2014).

Guna merealisasikan komitmen tersebut, Sarman menyatakan, Kadin DKI juga telah memberikan imbauan kepada para pengusaha atau pemberi kerja untuk memberi kompensasi berupa kelonggaran waktu bagi tenaga kerjanya saat pileg agar bisa memberikan hak suara.

"Kita juga mengimbau kepada pengusaha untuk memberikan kompensasi apakah diberikan waktu untuk melakukan pencoblosan dulu di pagi hari, baru kembali bekerja di siang hari," ujar pria yang juga merupakan Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) ini.

Sarman menututurkan, di DKI Jakarta sulit untuk melaksanakan imbauan pemerintah untuk meliburkan tenaga kerjanya selama satu hari penuh pada hari pelaksanaan pileg.

"Jadi harus dipahami, kan ada perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang jasa yang tidak mungkin tutup. Misalnya, mal tidak mungkin tutup, restoran tidak mungkin tutup, dan lain-lain. Nah ini kita bagaimana, tenaga kerjanya tetap dapat memberikan hak suara, tapi perusahan tidak tutup pada hari ini," kata dia.

Sementara terkait permasalahan uang lembur yang harus diberikan bagi tenaga kerja yang masuk bekerja di hari pelaksanaan pileg, menurut Sarman, pihaknya tidak bisa memaksa pengusaha. Pasalnya, Sarman mengatakan, hal itu sangat berhubungan dengan kemampuan keuangan dari masing-masing perusahaan.

"Kan seperti usaha yang KBN (Kawasan Berikat Nusantara) itu kan produksi tidak mungkin berhenti. Kalau berhenti nanti produksi terhambat. Kalau produksi terhambat, nanti order bisa tidak terpenuhi. Perusahaan bisa kena penalti atau denda. Jadi, ini memang perlu dicarikan solusi bersama, tidak mungkin diliburkan satu harian penuh," tutur dia.

(rna)
google play
views: 69x

Facebook

Twitter

Google+

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Media files:
tzhhFyeQ4c.jpg (image/jpeg, 0 MB)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions