Jumat, 11 Juli 2014

Home » Tempo.co News Site: Kereta Cepat Disarankan tanpa Subsidi

,
Tempo.co News Site
daily news from tempo.co 
Clear Your Inbox Today

FollowUp.cc is a simple and easy tool to help your Inbox be more productive. FollowUp.cc works on any email system and any device - No login and no special software
From our sponsors
Kereta Cepat Disarankan tanpa Subsidi
Jul 11th 2014, 01:08

Kereta Cepat Disarankan tanpa Subsidi  

Seorang pramugari berdiri di dalam kereta cepat dalam perjalanan perdana dari Beijing ke Zhengzhou, Sabtu (22/12). Cina membuka lintasan kereta cepat terpanjang di dunia antara Beijing dan selatan Guangzhou pada hari Rabu (26/12). REUTERS/China Daily

Berita Terkait

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono menyarankan operasional kereta cepat tanpa subsidi dari pemerintah. Subsidi pemerintah dinilai cukup untuk pembangunan infrastrukturnya saja. "Rasanya di dunia ini jarang yang enggak dapat subsidi. Tapi untuk operasi kalau bisa jangan subsidi," kata Bambang di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis, 10 Juli 2014.

Bambang mencontohkan kereta cepat di Taipei, Taiwan, yang tanpa subsidi. Meskipun demikian, kereta cepat di Taipei, kata Bambang, keterlambatannya tak sampai satu menit. (Baca: Kereta Supercepat Bandung-Jakarta Segera Dibuat)

Menurut Bambang, biaya proyek kereta cepat bisa mencapai Rp 200 triliun. Adapun untuk pengembangan kereta cepat di Indonesia, kata Bambang, yang paling mungkin dikembangkan koridor Jakarta-Surabaya. "Yang paling masuk akal Jakarta-Surbaya itu," kata Bambang. (Baca: Ini Teknologi Kereta Supercepat Jakarta-Bandung)

Terkait dengan tarif kereta cepat, kata Bambang, harus bisa dibandingkan dengan tarif batas bawah pesawat. Konsep pengenaan tarif kereta cepat, kata Bambang, mirip dengan tarif kereta bandara. "Di situlah (tarif batas bawah pesawat) dia bermain," kata Bambang. (Baca: Jepang Hibah Rp 70 T buat Kereta Supercepat di RI)

KHAIRUL ANAM

Terpopuler:
Jokowi Menang, Indeks Bisa Tembus 5.200
Hidayat: Investor Cemas Hasil Pemilu Beda Tipis
Hidayat: Presiden Baru Harus Naikkan Harga BBM

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions