Sabtu, 12 Juli 2014

Home » Tempo.co News Site: Bea Masuk Sapi Nol Persen, Impor Daging Dikurangi

,
Tempo.co News Site
daily news from tempo.co 
Price starts from $55

Get 20% discount this month using summer20code!
From our sponsors
Bea Masuk Sapi Nol Persen, Impor Daging Dikurangi
Jul 11th 2014, 21:28

Berita Terkait

TEMPO.CO , Jakarta: Direktur Eksekutif Asosiasi Produsen Daging dan Feedlot Indonesia (Apfindo), Johny Liano, menyambut baik kabar penurunan bea masuk impor sapi indukan hingga nol persen. Menurut dia, insentif bea masuk merupakan upaya pemerintah dalam memperkecil pasokan daging impor di Indonesia.

"Pemerintah sedang berupaya untuk menambah populasi dalam negeri," kata Johny ketika dihubungi Jumat 11 Juli 2014 sore.

Johny berharap pemerintah segera merumuskan regulasi bea masuk itu. Sebab, kata Jonhy, jika regulasi segera dipatenkan, tujuan pemerintah dalam mengurani impor sapi dapat terealisasi dalam waktu lima tahun. "Agar tujuan itu tercapai pemerintah mesti menambah populasi sapi sebanyak 1 juta ekor per tahun," ujarnya. (baca:Menteri Lutfi Ingin Harga Daging Sapi Rp 85 Ribu )

Ihwal rencana menggratiskan bea masuk, menurut Jhony, tidak akan mempengaruhi harga daging sapi selama Ramadan tahun ini. Sebab, produsen memerlukan waktu sekitar tiga tahun untuk menjual sapi siap potong. "Jika mengimpor sapi dalam keadaan hamil, pemerintah mesti menunggu sembilan bulan untuk proses melahirkan," katanya. Setelah itu, sapi mesti berusia dua tahun untuk layak potong. (baca;Jelang Bulan Puasa, Harga Daging Sapi Turun )

Selain dengan insentif bea masuk, lanjut Johny, pemerintah pun mesti mengupayakan Sistem Integrasi Sawit-Sapi (SISS). Dengan sistem tersebut, kotoran sapi bisa digunakan sebagai pupuk kompos atau pengganti pupuk organik. Sementara limbah perkebunan seperti daun dan ranting beserta gulma yang berada di sekitar pepohanan dapat menjadi pakan ternak.

Johny menjelaskan, sistem tersebut menghemat biaya produksi hingga 50 persen. Jika tidak diintegrasikan, biaya produksi satu ekor sapi mencapai Rp 7 juta. Upaya tersebut dapat meningkatkan daya saing daging sapi lokal di pasaran, karena harga jualnya yang lebih murah. (baca: Harga Daging Sapi Merangkak Naik )

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengharapkan penurunan bea masuk impor sapi indukan hingga nol persen. Alasannya, pembebasan pajak masuk impor ini dapat mendorong investasi di bidang peternakan sebagai dukungan swasembada daging sapi.

PERSIANA GALIH

TERPOPULER
Pro-Prabowo, Saham MNC dan Viva Group Rontok
Dukungan Habib Lutfi Tak Dongkrak Suara Prabowo
Serangan Israel ke Palestina, Dunia Terbelah

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions