JAKARTA - Permintaan kredit di semester II-2014 masih tetap ada. Meskipun pertumbuhan kredit tersebut dalam kondisi perlambatan.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menyebutkan, pada semester dua tahun 2014 ini perbankan nasional cenderung banyak yang menggenjot kredit. "Kalau saya liat di bulan Juli ini posisi likuiditas baik utamanya karena ekspansi pemerintah dan dibandingkan Juni lebih ketat," kata Agus kepada wartawan di Jakarta, Rabu (9/7/2014).
Agus mengaku, menyambut baik lantaran pertumbuhan kredit pada 2014 sudah bisa lebih normal jika dibandingkan pada pertumbuhan kredit di 2013 yang berada di kisaran 21 persen year on year (yoy).
"Sekarang di bulan Juli 2014 ada di kisaran 17 persen yoy, pertumbuhan DPK sudah membaik di 14-15 persen. Kondisi LDR ada di kisaran 90 persen," tambahnya.
Agus menuturkan, jikalau pertumbuhan kredit secara year to date (ytd) belum tinggi, dirinya pun menilai karakteristik pada semester dua akan terjadi disbursement akan lebih tinggi. "Kalau kita amati untuk Indonesia pertumbuhan kredit ada di antara 15 sampai 17 persen yang beberapa tahun terakhir tumbuh di atas 22 persen terlalu tinggi. Ini akan menbuat penyehatan CAR menuju ke kondisi yang lebih sehat," pungkasnya. (rzy)
Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.