Jalan Tol Trans Sumatera Groundbreaking 9 Oktober 2014 (Ilustrasi: Reuters) JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan pembangunan Trans Sumatera akan mulai pada 9 Oktober 2014. Groundbreaking akan dilakukan setelah Peraturan Presiden (Perpers) keluar dan diberikan pada BUMN.
"Prinsipnya 9 Oktober groundbreaking tentu apabila Perpres bisa keluar paling lambat 21 Juli," kata Dahlan, Sabtu (12/7/2014).
Dahlan menargetkan Presiden SBY mengesahkan Perpers Trans Sumatera 21 Juli 2014. "Sekarang Perpres masih diolah difinalkan di menko karena menko juga ingin cepat sehingga perkiraan kita dalam waktu 10 hari Perpres keluar," ungkapnya.
Pihaknya juga meminta Hutama Karya untuk menyampaikan business plan ke Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum. Menurut Dahlan ijin dari BPJT diperlukan sebagai prasyarat untuk memperoleh pinjaman dari perbankan.
"Secara pengerjaan hitungan bisnis cuma business plan ini mesti diajukan Menteri PU untuk disetujui," imbuh Dahlan. Dalam menjalankan proyek ini, HK tidak memakai suntikan modal dari pemerintah. Pendanaan HK murni dilakukan secara komersial dan juga didukung oleh perusahaan pelat merah dan pemerintah daerah.
"Secara bisnis tidak ada masalah sehingga tanpa APBN tapi ada pinjaman dari PIP yang jumlahnya Rp 2 triliun ada kepesertaan dari beberapa BUMN seperi Jasa Marga, Semen Indonesia sedikit karena menggunakan material-materialnya, Pemda ikut dikit meskipun tidak harus kalau Pemda kesulitan," tukas dia. (rzy)
Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.