China Janji ke AS Kurangi Dominasi Yuan (Ilustrasi: Reuters) JAKARTA - China menyetujui untuk mengurangi intervensi di pasar uang (valas) yang membuat nilai mata uangnya, yuan tersebut terus melemah.
Dengan hal tersebut, maka isu yang selama ini selalu menjadi momok bagi ekonomi Amerika Serikat (AS) dan China diharapkan dapat selesai. Demikian dilansir dari CNBC, Sabtu (11/7/2014).
Di sela-sela pertemuan antara pimpinan AS dan China, Gubernur Bank Sentral China, Zhou Xiaochuan menyatakan pihaknya akan secara signifikan mengurangi tekanan pada intervensi yuan.
Sejumlah pengamat menyebutkan, langkah Zhou merupakan hal yang tidak biasa. Sebelumnya, Menteri Keuangan China menyugesti jika China siap melepas nilai tukar yuan jika ekonomi sudah stabil.
Sekretaris Departemen Keuangan AS Jack Lew menyebutkan jika China telah berkomitmen untuk mengurangi intervensi yuan, tapi dengan catatan khusus.
Dia melanjutkan, China juga akan meningkatkan transparansi kebijakan nilai tukarnya. Lew menyebut jika hal ini adalah perubahan signifikan yang terjadi di China. (rzk)
Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.