Liputan6.com, Tokyo - Bursa saham Asia berada di zona hijau dengan indeks saham acuan regional memperpanjang keuntungan tertinggi dari enam. Hal itu dipicu dari bursa saham Amerika Serikat (AS) yang mencapai rekor seiring outpabrik di AS positif.
Indeks saham MSCI Asia Pacific naik 0,4 persen pada pukul 09.27 waktu Tokyo. Penguatan indeks saham ini ditopang dari indeks saham Jepang Topix menguat 0,5 persen. Indeks saham Jepang Nikkei melonjak 0,5 persen ke level 15.406,23.
Lalu indeks saham Australia menguat 1,2 persen pada pagi ini seiring bursa saham AS positif. Hasil data manufaktur China yang tumbuh pada Juni memberikan sentimen positif untuk bursa saham Asia. Sementara itu, manufaktur AS hampir berada di level tertinggi dalam lima bulan sehingga memicu spekulasi ekonomi yang cukup kuat untuk mendorong suku bunga acuan menguat pada 2015.
"Kondisi ekonomi terus terlihat baik, dan AS cukup pulih. Pelaku pasar mulai melihat bursa saham menguntungkan," kata Angus Gluskie, Manajer Investasi di White Funds Management, seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (2/7/2014).
Semalam indeks Dow Jones dan S&P mencetak reokor. Indeks Dow Jones menguat 0,77 persen dan indeks saham S&P 500 naik 0,67 persen. Sedangkan indeks saham Nasdaq menguat 1,44 persen.
Dengan bursa saham positif itu, para fund manager diperkirakan mulai mengalihkan dana ke obligasi dan saham pada semester II 2014. Tingkat suku bunga masih rendah di sejumlah negara maju membuat volatilitas di pasar. Hal itu juga mendorong investor untuk mencari imbal hasil lebih tinggi. (Ahm/)
(Agustina Melani)
This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.