Kamis, 10 Juli 2014

Home » Berita Harian Bisnis, Ekonomi, Pasar Modal Dan Perbankan Indonesia: Saling Klaim Hasil Pilpres Bikin Pengusaha Khawatir

,
Berita Harian Bisnis, Ekonomi, Pasar Modal Dan Perbankan Indonesia
Berita Bisnis Liputan6.com menyajikan kabar berita terkini dunia bisnis dan investasi, ekonomi, pasar modal hingga perbankan Indonesia 
Subscribe to Bloomberg Businessweek

Get Bloomberg Businessweek for 84% off what others pay on the newsstand - that's like getting 38 complimentary issues! Sign up today.
From our sponsors
Saling Klaim Hasil Pilpres Bikin Pengusaha Khawatir
Jul 10th 2014, 05:16, by Nurmayanti

Liputan6.com, Jakarta - Penyelenggaraan Pemilihan Presiden (Pilpres) yang berlangsung 9 Juli 2014 usai terselenggara. Namun, ajang pemilihan pimpinan baru Indonesia ini masih menyisakan kekhawatiran tersendiri bagi pengusaha.

Pasalnya, sesaat setelah digelar, terjadi silang sengketa perihal pemenang pilpres dengan acuan quick count yang berbeda. Kedua calon presiden baik Prabowo Subianto maupun Joko Widodo mengklaim sebagai pemenang Pilpres.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofyan Wanandi mengatakan, investor khawatir silang sengketa akan memicu ketidakstabilan politik nasional terutama dalam hal keamanan.

"Meski dapat jaminan pemerintah tapi jika ada satu yang kalah dan tak mau kalah bisa kacau jadinya. Keamanan bisa terganggu," kata dia, Kamis (10/7/2014).

Meski telah memberikan jaminan, Sofyan meminta pemerintah tetap berupaya maksimal menjaga kestabilan politik nasional.

Sebab, sedikit saja ada percikan bentrok atau bentuk protes lain sangat rentan menciptakan ketidakstabilan politik yang bisa berimbas ke ekonomi.

Selain itu dia mengingatkan pemerintah jika bisa selalu mengawal dan mencegah terjadi kecurangan yang bisa terjadi seiring belum diumumkannya secara resmi pemenang pilpres oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pengusaha, lanjut dia, menyerahkan nasib mereka sepenuhnya kepada pemerintah seraya berharap kondisi politik tidak akan mengganggu iklim bisnis di Tanah Air. Maklum, saat ini Indonesia menjadi salah satu negara yang masuk perhitungan terkait iklim investasi dan bisnis.

"Pak SBY telah memberikan jaminan dan mudah-mudahan memang tidak terjadi apa-apa," lanjut dia. (Nrm/Ndw)

(Nurseffi Dwi Wahyuni)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions