Rabu, 02 Juli 2014

Home » Berita Harian Bisnis, Ekonomi, Pasar Modal Dan Perbankan Indonesia: Ada Gambar Seram di Bungkus, Ini Tanggapan Produsen Rokok

,
Berita Harian Bisnis, Ekonomi, Pasar Modal Dan Perbankan Indonesia
Berita Bisnis Liputan6.com menyajikan kabar berita terkini dunia bisnis dan investasi, ekonomi, pasar modal hingga perbankan Indonesia 
The Best Way to Manage your Money.

Start using Mint today to set a budget, track your goals and do more with your money.
From our sponsors
Ada Gambar Seram di Bungkus, Ini Tanggapan Produsen Rokok
Jul 2nd 2014, 01:05, by Septian Deny

Selasa (24/6/14), semua produk rokok wajib mencantumkan peringatan Bahaya Merokok Bagi kesehatan dengan gambar yang menyeramkan pada rokok, Jakarta. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Menyusul kebijakan yang mewajibkan memasang gambar seram pada bungkus rokok yang mulai berlaku pada 25 Juni 2014, produsen rokok mengaku belum bisa memastikan dampak kebijakan tersebut terhadap penjualan rokok kedepannya.

Ketua Umum Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo), Muhaimin Moeftie mengatakan untuk melihat dampak tersebut, masih harus menunggu reaksi lebih jauh dari masyarakat khususnya perokok aktif sehingga baru bisa dihitung seberapa besar dampaknya.

"Ini kan ada suatu perubahan bungkus, tentunya reaksi konsumen akan berbeda. Ada yang tidak kenapa-kenapa. Tetapi ada yang risih dan berhenti merokok," ujar Muhaimin saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, seperti ditulis Rabu (2/7/2014).

Selain itu, Muhaimin juga menyatakan belum bisa memastikan besaran biaya tambahan bagi para produsen karena harus menambah gambar seram tersebut pada tiap bungkus rokok. Namun dia memastikan untuk penambahan ini akan menambah biaya produksi.

"Tentu ada biaya tambahan, tetapi belum diperhitungkan. Karena susah ditetapkan pemerintah maka kami mengikuti. Rugi atau tidak nanti kami lihat dampaknya," kata dia.

Muhaimin juga berharap lembaga-lembaga terkait dan penegak hukum tidak melakukan aksi penarikan secara sepihak terhadap bungkus rokok yang belum memiliki gambar seram dan sudah terlanjur beredar di pasaran. Hal ini karena sebagai pengawas, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah berjanji untuk tidak melakukan penarikan.

"Yang melakukan pengawasan kan BPOM, katanya tidak akan ditarik. Nanti akan terganti dengan sendirinya tergantung dari tingkat lakunya sebuah merk rokok," tandasnya. (Dny/Ahm)

(Agustina Melani)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Media files:
rokok_2.jpg
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions