- 01 Juni 2014 23:24 wib

www.antaranews.com
Metrotvnews.com, Jakarta: Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Arbi Sanit mengatakan pernyataan Amien Rais yang menganalogikan persaingan di Pemilu Presiden dengan Perang Badar menunjukkan pola pikir dan laku politiknya melebihi Abu Bakar Ba'asyir.
Ba'asyir ialah pendiri Pondok Pesantren Ngruki yang kerap dikaitkan dengan aksi terorisme. Arbi menilai Amien yang merupakan motor gerakan reformasi telah menghalalkan segala cara demi membela pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Hatta merupakan Ketua Umum Partai Amanat Nasional, partai yang didirikan Amien di awal era reformasi.
"Perang Badar itu kan agama sedangkan pilpres itu politik. Kalau Amien Rais menyamakan seperti itu, ia berarti sudah kayak teroris, mau mengafirkan musuh politiknya. Hanya demi membela Hatta-Prabowo, demi sepotong kekuasaan, Amien memertaruhkan agama dan demokrasi," ujar Arbi kepada wartawan di Jakarta, Minggu (1/6/2014).
"Amien sudah Machiavellist, semuanya dipertaruhkan demi kekuasaan," kritiknya.
Seperti diberitakan, Amien mengatakan PAN akan menggunakan mental Perang Badar. Ia mengungkapkan itu di Mesjid Agung Al-Azhar, Jakarta, Selasa (27/5/2014).
Menurutnya, PAN tidak akan menggunakan mental Perang Uhud karena dalam Perang Uhud prajurit berperang demi harta rampasan perang sedangkan pada Perang Badar prajurut membela kehormatan diri dan Tanah Air. (*)
(Nav)
This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.