Senin, 02 Juni 2014

Home » Berita Harian Bisnis, Ekonomi, Pasar Modal Dan Perbankan Indonesia: 5 Cara Mudah Atasi Frustasi Saat Bekerja

,
Berita Harian Bisnis, Ekonomi, Pasar Modal Dan Perbankan Indonesia
Berita Bisnis Liputan6.com menyajikan kabar berita terkini dunia bisnis dan investasi, ekonomi, pasar modal hingga perbankan Indonesia 
The Best Way to Manage your Money.

Start using Mint today to set a budget, track your goals and do more with your money.
From our sponsors
5 Cara Mudah Atasi Frustasi Saat Bekerja
Jun 1st 2014, 22:29, by Siska Amelie F Deil

Liputan6.com, New York - Apakah rasa stress dan frustasi terus menghantui Anda di tempat kerja? Jika kondisi tersebut semakin parah dan menjauhkan Anda dari kesuksesan yang diimpikan, sebaiknya Anda mulai bertindak cepat mengatasinya.

Mengutip laman Lifehack.org, Senin (2/6/2014), sebuah penelitian dari lembaga karir global, Visual Loop Labs, menemukan lebih dari setengah warga dunia mengalami rasa frustasi saat bekerja. Sementara seperempat pegawai global mengaku pekerjaan merupakan sumber utama penyebab dirinya merasa frustasi.

Beberapa penyebab utama yang dapat memicu tekanan di tempat kerja di antaranya, beban kerja yang berlebihan hingga sekadar ejekan dari rekan kerja.

Berikut lima cara sederhana untuk mengusir rasa frustasi di kantor:

1. Cuti dan berlibur

Jika beban kerja yang terlalu berat merupakan masalah utama Anda di kantor, berarti Anda perlu mengambil cuti sementara. Berliburlah ke tempat yang menyenangkan, dan hindari membawa pekerjaan ke rumah.

2. Bekerja dengan benar

Kadang rasa frustasi juga timbul dari rasa takut akan diberhentikan dari pekerjaan yang tengah dilakoni. Hal ini mudah diatasi, Anda perlu fokus dan melakukan pekerjaan dengan persiapan serta rencana yang matang.

3. Belajar mengalah

Pemicu rasa frustasi dapat juga datang dari ketidakcocokan dengan atasan maupun rekan kerja. Meskipun tidak mudah mengatasi perbedaan kepribadian dan cara kerja, Anda sebaiknya belajar mengalah. Dengan begitu, Anda tetap dapat bekerja bersama rekan dan atasan di kantor.

4. Berkonsultasi

Jangan pernah malu berkonsultasi pada ahlinya seperti psikolog jika Anda merasa tekanan di kantor sudah mulai mempengaruhi kehidupan pribadi. Anda menjadi lebih sering marah dan tak dapat membendung emosi pribadi. Sebaiknya mintalah bantuan profesional untuk mengatasi kondisi tersebut.

5. Berhenti bekerja

Seringkali banyak orang takut untuk mencoba pekerjaan lain. Padahal belum tentu pekerjaannya saat ini merupakan pilihan tepat dan terus memicu rasa stress. Untuk itu, beranilah mengambil keputusan dan mengganti pekerjaan Anda. Tapi ingat, buat pilihan Anda dengan hati-hati. (Sis/Ndw)

(Nurseffi Dwi Wahyuni) ;

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Media files:
frustration.jpg
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions