TEMPO.CO , Jakarta - Chairman Indonesia Slot Coordinator Hemi Pamuhadjo mengatakan, jumlah maskapai nasional di Bandara Soekarno Hatta akan diperbanyak. Perbandingannya mencapai 70:30, lebih besar dibanding maskapai asing.
Alasannya adalah konektivitas angkutan transportasi nasional. "Kami ingin mengembangkan dan mengoptimalkan jalur domestik dalam rangka konektivitas," kata Hemi saat dihubungi Tempo, Jumat, 27 Juni 2014. (Baca: Maskapai Mulai Ajukan Extra Flight untuk Mudik)
Hemi menjelaskan, saat ini timnya sedang menggodok permohonan para maskapai. Pada 26 Juli 2014, Hemi akan mengadakan pertemuan dengan PT Angkasa Pura II dan Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNI) terkait pembagian slot tersebut.
"Usulan kami kalau tidak 70 banding 30 ya 65 banding 35,"kata Hemi.
Ia menjelaskan, hampir semua maskapai nasional dan asing meminta tambahan slot penerbangan di Soetta. Tapi, timnya masih menginventarisasi dan menentukan skala prioritas berdasarkan permohonan dan kesempatan eksplotasi pasar oleh masing-masing airlines.
"Misalnya ada airlines yg sudah lebih sepuluh slot akan dipertimbangkan dengan airlines yg hanya memiliki kurang dari lima slot."
Hemi mengilustrasikan, jika antara jam 5 pagi sampe jam 10 pagi tersisa 30 slot penerbangan, maka 65 atau 70 persen digunakan untuk domestik, dan 35 atau 30 persen untuk asing, "Demikian seterusnya untuk per blok hour-nya."
PUTRI ADITYOWATI
Berita Lain
Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan Besok
Enam Pengusaha RI Masuk Daftar 48 Dermawan Asia
Roy Suryo Buka-bukaan Soal Ahok
This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.