Jumat, 27 Juni 2014

Home » Sindikasi economy.okezone.com: Meski Naik, Listrik RI Lebih Murah dari 3 Negara Tetangga

,
Sindikasi economy.okezone.com
Berita-berita Okezone pada kanal Economy 
Explore DIRECTV

Enjoy HD DVR service in every room. Get every game every Sunday. Watch hit movies and shows anywhere. Bundle and save today!
From our sponsors
Meski Naik, Listrik RI Lebih Murah dari 3 Negara Tetangga
Jun 27th 2014, 05:03

Jum'at, 27 Juni 2014 12:03 wib | Kurniasih Miftakhul Jannah - Okezone

Ilustrasi listrik. (Foto: Heru/Okezone)Ilustrasi listrik. (Foto: Heru/Okezone) JAKARTA - Pemerintah akan memberlakukan kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) pada awal Juli ini. Meski naik, namun harga listrik di Indonesia masih lebih murah ketimbang di negara tetangga.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jarman, mengatakan listrik Indonesia masih lebih murah dibanding tarif listrik untuk industri yang berada di Thailand, Filipina dan Singapura.

"Hal Itu berdasarkan kajian dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia, jika seandainya subsidi listrik dicabut listrik kita masih di bawah tarif listrik industri Thailand, Filipina dan Singapura," ucapnya di Kantor Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (27/6/2014).

Rencana kenaikan TDL sesuai dengan roadmap akan diberlakukan 1 Januari 2015, namun mengingat keadaan fiskal yang kurang baik, rencana tersebut dimajukan 1 Juli 2014.

"Sesuai roadmap 1 Januari 2015 sampai kuartal IV, tapi karena kondisi dari financial berat, kita harus mengamankan pengendalian infrastruktur kan daripada pembangunan infrastruktur kita korbankan, ya sudahlah ini kenaikan dipercepat," tandasnya.

Rencananya, pemerintah akan menghapus subsidi listrik terhadap industri I-3 non-go public, Rumah Tangga R-2 yakni 3.500 VA -5.500 VA, Pemerintah P-2 yakni di atas 200 kVa.

Rumah tangga R-1 yakni 2.200 VA, penerangan jalan P-3 dan Rumah tangga P-1 yakni 1.300 VA secara berahap, setiap dua bulan yang akan mulai diberlakukan sejak 1 Juli 2014.

Jika keputusan tersebut diterapkan sesuai dengan rencana, maka sepanjang 2015 negara akan mendapatkan penghematan sebesar Rp8,5 triliun, dan tahun ini sebesar Rp 30 triliun.
(mrt)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions