Liputan6.com, New York - Hampir setiap hari sumbangan bergulir dari tangan-tangan miliarder pada kalangan masyarakat yang membutuhkan. Meski demikian, masih ada sebagian kecil orang kaya yang enggan menyumbangkan uangnya.
Mengutip laman Huffington Post, Sabtu (28/7/2014), itu semua tak berarti karena dirinya pelit atau tak peduli pada orang lain. Hanya saja berbagai kepentingan bisnis dan karir menyibukkan dirinya setiap hari.
Terbukti, jumlah dermawan di dunia saat ini masih terhitung kecil meskipun jumlah miliarder terus bertambah.
Berikut tujuh alasan orang kaya enggan memberikan sumbangan:
1. Terlalu sibuk
Pengusaha yang menjalankan sejumlah perusahaan besar sering menghabiskan banyak waktunya untuk berbisnis. Bahkan untuk sekadar makan malam bersama keluarga, dirinya akan merasa sangat kelelahan.
Mencari waktu untuk memberikan atau sekadar mengingat memberi sumbangan merupakan hal besar yang sulit dilakukannya.
2. Selalu ada kata nanti
Mengapa terburu-buru? Para miliarder berpikir ada banyak waktu tersisa untuk memberikan sebagian uangnya. Sebagian besar miliarder bahkan berpikir terlebih dulu untuk dan menyusun rencana matang sebelum menggelontorkan uangnya.
3. Kesulitan memilih
Dengan waktu yang super sibuk para miliarder merasa kesulitan memilih tempat yang tepat menjatuhkan pilihan sumbangannya. Bahkan salah satu pendiri Google mengaku sangat kebingungan menentukan pilihan pemberian sumbangan yang tepat.
(Nurseffi Dwi Wahyuni)
This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.