Patricia Vicka - 01 Mei 2014 20:17 wib

ANT/Yudhi Mahatma
Metrotvnews.com, Jakarta: PT Medco Energi Internasional menyiapkan belanja modal atau capital expenditur (capex) 2014 sebesar US$441 juta. Belanja modal ini digunakan untuk ekspansi ke luar negeri dan pengerjaan proyek-proyek baru. Salah satu rencana yang telah dilakukan tahun ini adalah ekspansi ke Libya.
"Tahun ini, kita berkonsentrasi pada eksplorasi dan produksi di beberapa negara seperti Libya, Oman, dan Amerika Serikat. Capex US$441 juta mau kita gunakan untuk ekspansi, salah satunya ke Libya. Proyek Libya Producing Asset sekitar US$65 juta, yang di-develop (dikembangkan-red) sekitar US$280 juta," ujar Direktur Utama Medco Energi Internasional, Lukman Mahfoedz, setelah RUPST, di Gedung Energi, Kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (30/04/2014).
Lukman menjelaskan, dalam proyek ekspansi ini, pendanaan dilakukan bekerja sama dengan pemerintah Libya dan perusahaan partner. "Libya hanya mendanai 25%, 50% National Oil Company Libya, dan sisanya partner. Di Libya, kita bukan sebagai partner, tapi kita langsung sebagai operator," kata pria yang menjabat sebagi direktur sejak 2011 itu.
Saat ini, telah ada tiga sumur yang dibor di Libya. Tiga sumur tersebut mulai dibor pada September 2013. Hingga Kuartal I 2014, penyerapan dana belanja modal perseroan telah terserap sebesar US$84 juta. Penyerapan itu pun lebih tinggi dibandingkan penyerapan capex pada Kuartal I 2013 yang hanya sebesar US$37 juta.
"Ini menunjukkan kalau kita tengah mengalami kemajuan, penyerapan capex kita ya untuk proyek seperti Senoro," pungkas Lukman.
Sebagai informasi, untuk menggarap proyek-proyek barunya, Medco telah menggelontorkan dana investasi sebesar US$280 juta. Pada 2013, Perseroan memperoleh laba bersih sebesar US$12,6 juta dan membukukan penjualan dan pendapatan usaha sebesar US$889 juta.
(Jco)
This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.