Senin, 28 Oktober 2013

Home » METRO TV NEWS: Perusahaan Sektor Perkebunan Ditengarai Mangkir Pajak

,
METRO TV NEWS
Metrotvnews Indonesia News Video Portal // via fulltextrssfeed.com 
ThinkorSwim Stock Options Trading

Learn stock and options trading strategies from Options Trader Ravi Amin in this online course. Enroll for $299.
From our sponsors
Perusahaan Sektor Perkebunan Ditengarai Mangkir Pajak
Oct 27th 2013, 15:48

Metrotvnews.com, Jakarta: Peneliti kebijakan perpajakan dari Perkumpulan Prakarsa Yustinus Prastowo mencurigai perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan kerap melakukan rekayasa pajak sehingga kewajibannya pada negara dibayar lebih kecil.

Jika potensi pajak sektor tersebut, digabung dengan pertanian, peternakan, dan kehutanan, seharusnya bisa mencapai Rp150-200 triliun, realisasi pendapatan pajak sepanjang 2008-2012 besarnya melulu tidak sampai 10% dari potensi tersebut.

Perhitungan potensi pajak diambil Yustinus dari tax ratio terhadap PDB sektoral. Tax ratio rata-rata terhadap PDB hanya 1,25%, dengan kontribusi pajak perusahaan sektor tersebut sebesar Rp14,9 triliun pada 2012. PDB sektor tersebut pada 2012 besarnya Rp1.190,4 triliun.

Sebagai perbandingan, data Direktorat Jenderal Pajak juga memperlihatkan kontribusi yang rendah di mana penerimaan pajak sektor tersebut sampai 24 September baru Rp10,91 triliun, turun 7,72% dibanding 2012 yang Rp11,82 triliun. Padahal, PDB di sektor tersebut pada semester I 2013 masih tumbuh 8,1% dengan nilai Rp653,8 triliun.

"Kalau dilihat, ini kan terlalu jauh sebetulnya sehingga mengindikasikan adanya ketidakwajaran. Indikasi ini harusnya dibuktikan oleh orang pajak. Paling fair kita lihat saja PDB sektor itu," ujar Yustinus ketika berbicara pada diskusi yang difasilitasi Indonesia Corruption Watch di Jakarta, Minggu (27/10). (Gayatri)


Editor: Edwin Tirani

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions